Opinion: The Price of Fast Fashion

Beragam brand fast fashion
Source


Tentu teman-teman sudah tidak asing dengan merek fast fashion seperti H&M, Zara dan Forever21. Merek tersebut menawarkan pakaian-pakaian model terkini dengan harga yang termasuk ramah di kantong. Tapi tahukah kalian bahwa dibalik harga murah, ada biaya tersembunyi yang kasat mata namun berdampak pada keberlangsungan mahluk hidup di dunia dalam jangka panjang? Let me tell you the bitter truth: biaya tersebut adalah biaya yang merugikan secara lingkungan dan sosial, antara lain melalui penggunaan air, microfibers, gas rumah kaca, penggundulan hutan, racun tekstil hingga pelanggaran hak asasi manusia. Untuk memberi gambaran, industri mode menghasilkan 80 miliar garmen per tahun. Jika dihitung, itu berarti lebih dari 10 piece pakaian untuk setiap orang di bumi -400% lebih banyak dari yang jumlah produksi 20 tahun lalu. Menurut badan amal limbah pakaian TRAID, rata-rata pakaian tersebut hanya dipakai 10 kali sebelum dibuang. Siklus sekali pakai ini didorong karena harga pakaian yang menjadi lebih murah dan ketika harga menurun, kualitasnya pun juga menurun. Sementara itu, tren mode yang semakin cepat silih berganti mendorong masyarakat untuk membeli lebih banyak lagi pakaian demi mengikuti tren terbaru. Ketika tren tersebut sudah lewat, maka pakaian yang dimiliki dianggap sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi digunakan. Pada akhirnya, sebagian besar “sampah” pakaian pun berakhir di tempat pembuangan sampah atau dibakar. Pakaian kita dapat memakan waktu hingga 200 tahun untuk terurai. Bayangkan bagaimana tercemarnya kondisi bumi yang kita tinggali sekarang ini seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, Chatte mengajak teman-teman untuk lebih sadar akan permasalahan ini, serta lebih bijak dalam membeli pakaian di kemudian hari, demi menjaga masa depan bumi kita tercinta dan seisinya.


DISCLAIMER:

Konten pada blog ini adalah bagian dari tugas mata kuliah Multimedia, dan hanya digunakan untuk kepentingan pembelajaran semata. Sumber bacaan: https://www.aljazeera.com/economy/2020/5/22/fashion-turns-to-technology-to-tailor-sustainable-solutions