Opinion: Mengenal Sustainable Fashion

Pernahkah kamu mendengar istilah sustainable fashion? Sustainable fashion atau fashion yang berkelanjutan didefinisikan oleh Dr. Brismar dari Green Strategy sebagai pakaian, sepatu, dan aksesori yang diproduksi, dipasarkan, dan digunakan dengan cara yang berkelanjutan, mempertimbangkan aspek lingkungan dan sosial ekonomi. Dalam praktiknya, sustainable fashion melibatkan tindakan secara terus menerus (bukan hanya sekali!) untuk meningkatkan semua tahap siklus hidup produk –mulai dari desain, produksi bahan baku, manufaktur, transportasi, penyimpanan, pemasaran, penjualan akhir, hingga dari sisi konsumen seperti penggunaan produk, reuse, repair, remake and recycling.

 

Sumber: satusatu.id
Jika kita lihat dari perspektif lingkungan, tujuan dari praktik sustainable fashion sendiri harus meminimalisir efek lingkungan yang tidak diinginkan dari siklus hidup produk dengan beberapa cara, antara lain: memastikan penggunaan sumber daya alam (air, energi, tanah, tanah, hewan, tumbuhan, keanekaragaman hayati, ekosistem, dan keanekaragaman hayati) secara efisien. Lalu secara hati-hati memilih sumber energi (angin, matahari, dll) pada setiap tahap, serta memaksimalkan perbaikan, pembuatan ulang, penggunaan kembali, dan daur ulang produk maupun komponennya. Dari perspektif sosial-ekonomi, semua pemangku kepentingan harus bekerja untuk meningkatkan kondisi kerja bagi pekerja di lapangan, pabrik, rantai transportasi, dan toko, menyelaraskan dengan etika dan praktik yang baik serta kode etik internasional. Sustainable fashion memperhitungkan seluruh supply chain dan siklus hidup pakaian, mulai dari tempat dan cara pembuatannya hingga saat berakhir di tempat pembuangan sampah saat tidak lagi digunakan. Penting bagi setiap konsumen untuk memiliki kesadaran bagaimana pembelian mereka mempengaruhi lingkungan, siklus hidup dari pakaian mereka, dan bagaimana berinvestasi dalam pakaian yang bertahan lebih lama.


DISCLAIMER:

Konten pada blog ini adalah bagian dari tugas mata kuliah Multimedia, dan hanya digunakan untuk kepentingan pembelajaran semata. Sumber bacaan: https://www.greenstrategy.se/sustainable-fashion/what-is-sustainable-fashion/